Bahlil Kerahkan Tujuh Kapal Pembawa BBM ke Bali Imbas Antrean Panjang

Rembangnews.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengerahkan tujuh kapal pembawa bahan bakar minyak (BBM) ke Bali imbas antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Awalnya, ada tiga kapal yang dikerahkan untuk mengangkut BBM. Namun kemudian ditambah empat kapal sehingga total menjadi tujuh kapal pengangkut BBM.

“Dengan demikian, maka bisa kita melakukan uraian [antrean kendaraan di SPBU] perlahan-lahan,” ujarnya dilansir dari Bisnis.com.

Adanya keterlambatan kapal pengangkut BBM dalam beberapa hari, memangkas cadangan BBM di Bali hingga 3-4 hari.

Diketahui, ada dua fasilitas penyimpanan (storage) minyak di Bali, yakni Terminal Manggis dan Fuel Terminal Sanggaran.

Baca Juga :   Peristiwa Dibalik Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Kapasitas penyimpanan di Sanggaran adalah sekitar 4-5 hari, sedangkan Terminal Manggis memiliki kapasitas di atas 11 hari.

“Jadi alhamdulillah, puji Tuhan, untuk di sini [antrean BBM di Bali] sudah bisa teratasi,” ujarnya.

Rata-rata cadangan BBM di Bali kini pun mencapai 11-12 hari. Pemerintah juga meminta Pertamina meningkatkan target cadangan di wilayah tersebut.

“Dalam rangka untuk mempercepat proses ini, saya telah meminta kepada Pertamina untuk menaikkan status [target cadangan minyak] yang tadinya 11 hari menjadi 15 hari,” paparnya.

Bahlil menyebut saat ini pasokan Bali sudah terkendali setelah pemerintah berkoordinasi dengan Pertamina.

Percepatan distribusi terus dilakukan untuk mengantisipasi gangguan pengiriman yang berpotensi memengaruhi ketersediaan BBM di tingkat konsumen. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *