Awas, Hal Ini Tidak Boleh Dilakukan Penderita Gerd

Rembangnews.com – Demi menjaga kesehatan, para penderita gerd (gastroesophageal reflux disease) atau biasa dikenal dengan asam lambung memiliki pantangan makanan atau hal yang tidak boleh dilakukan.

Hal ini dikarenakan lambung menjadi sensitif dan dan mudah kambuh jika penderitanya memakan atau melakukan suatu hal yang menjadi pemicu asam lambung.

Berikut ini hal yang tidak boleh dilakukan penderita Gerd.

Pertama, makan berlebihan. Alih-alih ingin mengisi perut agar tidak terkena gerd, makan yang terlalu banyak malah justru bisa memicu terjadinya Gerd.

Hal ini dikarenakan makan yang banyak dapat membuat lambung menjadi membesar. Sehingga dapat meningkatkan tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah atau lower esophageal sphincter (LES).

Baca Juga :   Kenali Ciri Penyakit Jantung Berikut Ini

LES sendiri merupakan katup yang berada di antara bagian kerongkongan dan lambung manusia. Apabila terjadi peningkatan tekanan pada LES, maka akan terjadi reaksi heartburn.

Daripada Anda makan tiga kali sehari dalam porsi besar, akan lebih baik Anda makan enam kali namun dalam porsi yang kecil.

Atau dapat juga tiga kali makan dengan porsi sedikit, dengan diselingi tiga kali camilan. Hal ini akan bisa membantu Anda menjaga perut agar tidak terlalu kenyang, serta mencegah produksi asam lambung yang berlebihan.

Kedua, makan terburu-buru. Apabila Anda makan terlalu cepat atau terburu-buru, maka  lebih sulit bagi sistem pencernaan Anda untuk berfungsi dengan baik. Pencernaan yang buruk dapat meningkatkan kemungkinan kita terkena heartburn.

Baca Juga :   Atasi Asam Lambung dengan 10 Makanan Berikut

Akan lebih baik jika Anda makan secara perlahan dan dalam porsi yang tidak terlalu berlebihan. Anda bisa mengunyahnya sebanyak 20 kali, baru kemudian menelannya. Sehingga asam lambung Anda tidak akan terpicu untuk naik.

Ketiga, makanan pemicu asam lambung atau gerd. Ada beberapa makanan yang perlu dihindari jika Anda ingin terhindar dari gerd.

Makanan tersebut diantaranya, gorengan atau makanan berminyak, daging tinggi lemak, saus krim, produk susu murni, cokelat, permen, kafein seperti minuman ringan, kopi, dan the. Di mana semua makanan tersebut dapat menyebabkan sfingter esofagus bagian bawah mengendur.

Selain makanan tersebut, ada juga beberapa makanan yang bisa membuat produksi asam lambung Anda bertambah.

Baca Juga :   Menanti Malam Nuzulul Quran di Bulan Ramadan 2023

Makanan tersebut adalah minuman berkafein, minuman berkarbonasi, alcohol, makanan pedas, buah jeruk, jus jeruk, jeruk bali, dan produk berbasis tomat.

Keempat, rebahan setelah makan. Rebahan setelah makan dapat menyebabkan asam lambung terpicu.

Hal tersebut terjadi karena isi perut bisa menekan sfingter esofagus lebih keras yang kemudian memicu asam lambung Anda naik.

Demikian hal atau kebiasaan yang tidak boleh dilakukan penderita gerd atau asam lambung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *