Ibadah yang Disesalkan Orang Meninggal Karena Tidak Dikerjakan

Rembangnews.com – Setiap manusia pasti akan menuai balasan dari apa yang dilakukan di dunia. Bagi orang yang saleh dan banyak berbuat baik, maka mereka akan merasa tidak sabar untuk segera dibawa ke kuburannya. Dan begitu sebaliknya bagi mereka yang banyak lalai di dunia.

Setelah orang saleh sampai di kuburannya dan mengetahui tempatnya di surga, maka mereka kemudian merasa ingin kiamat disegerakan. Sedangkan orang yang mati syahid, apabila hidup kembali, ia tidak menginginkan apapun kecuali terbunuh sebanyak sepuluh kali di jalan Allah.

Hal ini dikarenakan, orang-orang tersebut mengetahui kemuliaan dan balasan dari Allah SWT yang luar biasa.

Sedangkan bagi mereka yang lalai semasa hidupnya, mereka akan merasakan rasa penyesalan. Dalam riwayat Shahîh al-Bukhâri dari hadits Abi Sa’îd al-Khudri radhiallahu ‘anhu juga diceritakan bahwa mayit orang yang lalai semasa hidupnya akan berkata, “Celaka, kemana mereka hendak membawanya?.”

Baca Juga :   Ini Dia Ide Freelance Paling banyak Dicari 2022

Di mana semua makhluk mendengar jeritan itu kecuali manusia. Apabila manusia mendengarnya, maka ia akan pingsan.

Diantara rasa penyesalan yang mereka rasakan adalah karena tidak mengamalkan amalan-amalan berikut ini.

Pertama, mereka menyesal tidak melaksanakan salat sunnah dua rakaat. Hal ini karena amalan salat sunah dua rekaat lebih dicintai daripada dunia dan seisinya.

Sebagaimana yang diriwayatkan Abu Hurairah ra, “Rasûlullâh melewati sebuah kuburan, kemudian bertanya, “Siapa penghuni kuburan ini ?” Mereka menjawab, “Ini kuburan si Fulan”, lantas Rasûlullâh SAW bersabda, “Dua rakaat lebih dia cintai daripada dunia kalian.”

Kedua, mereka menyesal karena tidak bersedekah. Hal ini dikarenakan sedekah merupakan salah satu amal jariyah, yaitu amal yang tidak terputus pahalanya meskipun sudah meninggal.

Baca Juga :   Mengenal BPA, Bahan yg dianggap Berbahaya BPOM

Ketiga, mereka menyesal tidak melaksanakan amal saleh. Dari Ibnu Katsir rahimahullah diriwayatkan, “Setiap orang yang lalai (di masa hidupnya) pasti akan menyesal di saat nyawanya akan dicabut. Ia memohon agar umurnya di perpanjang walau hanya sesaat untuk melaksakan amal shaleh yang selama ini ia tinggalkan.”

Dalam Al Quran surat Al Mukminun ayat 99 hingga 100 juga dijelaskan hal yang sama.

“Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, “Ya Rabbku kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku berbuat amal yang shaleh terhadap yang telah aku tinggalkan,” (QS. al-Mukminun/23: 99-100).

Demikian hal yang menjadi penyesalan orang yang meninggal. Semoga kita semua dapat terhindar dari penyesalan-penyesalan tersebut dengan senantiasa memanfaatkan kesempatan hidup dengan sebaik-baiknya. (*)

Baca Juga :   Mengenal Istilah Hustle Culture dan Dampaknya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *