Pemberlakuan SIM Seumur Hidup Berpotensi Kurangi Pendapatan Negara

Rembangnews.com – Pemberlakuan Surat Izin Mengemudi (SIM) seumur hidup disebut berpotensi mengurangi pendapatan negara. Pasalnya, perpanjangan SIM selama ini memberikan banyak kontribusi sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Wawan Sunarjo selaku Direktur PNBP Kementerian/Lembaga Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan mengatakan bahwa realisasi PNBP pelayanan SIM mencapai Rp1,2 triliun di 2022. Dimana dari jumlah tersebut, didominasi dari layanan perpanjangan SIM sebanyak 60 persen.

“Dari data 2022, itu bisa hilang sekitar Rp650 miliar dalam satu tahun,” jelasnya.

Dengan berkurangnya PNBP, jelasnya, akan berdampak kepada operasional Polri itu sendiri. Sebab selama ini setoran yang masuk ke kas negara tersebut akan digunakan kembali untuk belanja K/L.

Baca Juga :   Rutan Rembang Sampaikan Perubahan Terkait Pemenuhan Hak WBP Sesuai UU

Direktur Jenderal Anggaran Isa Rachmatarwata sempat mengatakan bahwa PNBP penting karena digunakan untuk kebutuhan operasional.

“Pada saat (negara) kita juga masih perlu banyak kebutuhan pembangunan iya kita juga pertimbangkan (PNBP),” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *