Bupati Rembang Berharap Tak Ada Lagi Ruang Kelas Sekolah yang Tak Layak

Rembang, Rembangnews.com – Bupati Rembang Abdul Hafidz berharap tak ada lagi ruang kelas sekolah yang tak layak.

Hal itu ia sampaikan saat meresmikan kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora).

“Kita benahi terus. Jangan sampai ada ruang pendidikan, ruang kelas yang tidak layak untuk anak didik kita,” tegasnya.

Pemkab Rembang memang menaruh perhatian terhadap sektor pendidikan. Bupati Hafidz menilai jika sektor pendidikan dan kesehatan yang baik akan mendorong kemajuan daerah.

Oleh karena itu, peningkatan pelayanan dari sistem maupun lembaganya selalu diupayakan.

“Dua ini (pendidikan dan kesehatan) menjadi motor untuk gerakan-gerakan kemajuan yang lain. Kalau pendidikan maju, kesehatan maju, maka yang lain ikut mengalir maju semua, alhamdulillah 2023 IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kita naik dari 71% mejadi 71,89 %,” jelasnya.

Baca Juga :   Profil Menpan RB Almarhum Tjahjo Kumolo

Pemkab Rembang sendiri selama tahun 2023 telah melakukan rehabilitasi sejumlah gedung PAUD, TK, SD, dan SMP. Anggaran yang digelontorkan mencapai lebih dari Rp47,6 miliar.

“Dari 2021 sampai 2023 alokasi anggaran untuk sarana prasarana pendidikan di atas Rp50 miliar. Itu untuk SD, SMP baik fisik, non fisik, terakhir ini Rp57 miliar,” jelasnya.

Selain pembangunan fisik, Pemkab Rembang juga memiliki program Gerakan Ayo Sekolah Pol 12 tahun atau Gaspol 12 tahun dan beasiswa perguruan tinggi bagi anak berprestasi dari keluarga tidak mampu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *