Polisi Masih Dalami Motif Tersangka dalam Kasus Kematian Anak Tamara Tyasmara

Rembangnews.com – Polisi saat ini masih mendalami motif dari tersangka dalam kasus pembunuhan anak dari Tamara Tyasmara, Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante.

Sebagaimana diketahui jika polisi telah menangkap pacar Tamara yaitu YA. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

“Motif sedang didalami karena setelah pemeriksaan kesehatan terhadap Saudara YA, itu akan dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka untuk pendalaman motifnya,” ujar Kabid humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dilansir dari Kompas.

Sebagaimana diketahui jika Dante sebelumnya meninggal usai tenggelam dari kolam renang pada 27 Januari 2024 lalu.

Ia menyebut bahwa ada dugaan kekerasan yang dilakukan YA. Hal itu didasarkan pada hasil pemeriksaan digital forensik terhadap CCTV, dan juga hasil otopsi jenazah korban.

Baca Juga :   Wabah PMK Menyerang Sapi-Sapi di Rembang

“Polisi telah mengantongi bukti keterangan-keterangan sementara hasil pemeriksaan digital forensik terhadap CCTV. Kemudian, hasil dari pemeriksaan oleh tim dokter forensik karena sebelumnya telah dilakukan kegiatan ekshumasi,” jelasnya.

“Ya nanti kami sampaikan lebih lanjut setelah adanya beberapa kegiatan lanjutan ya. Pemeriksaan tersangka, pemeriksaan ahli, nanti kami akan update lagi,” lanjutnya.

Jika YA terbukti melakukan pembunuhan berencana, maka ia bisa terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Ya pasal 76 C kekerasan pada anak ancaman pidana maksimalnya, 3 tahun 6 bulan. Kemudian pasal 338 KUHP tentang pembunuhan ancaman pidana maksimal 15 tahun, kemudian pasal pemnunuhan berencana maksimal 20 tahun,” jelasnya.

Saat ini, kasus pun telah naik ke tahap penyidikan. Polisi menilai ada unsur pidana tindak lalai hingga menyebabkan anak Tamara meninggal.

Baca Juga :   Rembang Terima Alokasi DBHCHT Sebesar Rp41,5 Miliar

Berdasarkan rekaman CCTV, kekasih Tamara berada di lokasi kejadian yaitu di kolam renang saat korban tenggelam. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *