Petani di Tegalan Gunung Buthak Hadapi Ancaman Kera

Rembang, Rembangnews.com – Petani di tegalan Gunung Buthak menghadapi ancaman gangguan kera. Komoditas yang ditanam di sana diantaranya adalah durian, jagung, pete, dan padi.

Kondisi tersebut yang kemudian menghadirkan profesi penjaga lahan. Mereka memanfaatkan senapan tanpa peluru untuk mengusir para kera tersebut.

Salah satu warga Dukuh Picis Desa Dowan yang berprofesi sebagai penjaga lahan, Surip (45 tahun) mengatakan bahwa ia menjalani profesi tersebut setiap hari. Ia bertugas melindungi tanaman jagung dan durian yang sering dicuri kera.

“Jam gangsal, subuh ngoten sampun ting mriki (jam 5 pagi, subuh sudah kesini) pulang sore. Wong subuh ngoten iku mpun dipendet kethek kok (soalnya pagi itu sudah diambil kera kok tanamannya),” ujarnya.

Baca Juga :   Pemkab Rembang Akan Bangun Sejumlah Ruas Jalan Tahun Ini

Para penjaga tegal memastikan jika mereka tidak melukai kera yang berjumlah ribuan itu. Mereka hanya mengusir dengan bunyi dari senapan.

“Kalau jaga kita senjatanya ya ini bawa senapan. Tapi ini hanya angin kok (tidak pakai amunisi peluru. Ini ada yang pakai bensin (yang memakai petasan bumbung berbahan pralon),” terangnya.

Sarmijan yang juga berprofesi sebagai penjaga lahan mengatakan bahwa meskipun bayaran dari profesi tersebut tak seberapa, namun menurutnya masih cukup untuk membayar bahan bakar senjata yang mereka gunakan.

“Bayarane nggeh kados ngge tumbas bensin niku mas,” jawabnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *