Warga Lanjut Usia Rembang Ikuti Program Sekolah Lansia Dinsos PPKB

Rembang, Rembangnews.comWarga lanjut usia dari Kabupaten Rembang mengikuti program sekolah lanjut usai dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang.

Hal itu dilakukan guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam berbagai aspek kehidupan.

Endang Hersus Dadikawati, Kabid Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Dinsos PPKB Rembang mengatakan bahwa kegiatan tersebut diharapkan bisa membantu lansia dalam meningkatkan keterampilan di bidang kesehatan, sosial, finansial, dan teknologi.

“Dengan jumlah penduduk lansia yang semakin banyak, diharapkan mereka tidak menjadi beban negara. Oleh karena itu, sekolah lansia dibentuk agar mereka menjadi lansia yang tangguh, sehat, aktif, mandiri, dan produktif,” ujarnya.

Baca Juga :   Upaya Penurunan Stunting di Desa Pasar Banggi Jadi Salah Satu yang Terbaik

Ada berbagai materi yang diberikan diantaranya tujuh dimensi lansia, gizi, hingga materi spiritual. Peserta juga diajak untuk hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga.

“Sekolahnya tidak seperti sekolah pada umumnya karena pesertanya sudah tua-tua jadi hanya beberapa jam,” tambahnya.

Program ini menyasar Kecamatan Bulu, Gunem, serta Desa Mondoteko dan Sumberjo di Kecamatan Rembang. Setiap kelas terdiri dari 25 peserta, dengan durasi pembelajaran maksimal 2 jam.

“Meskipun kami memberikan pelajaran, juga ada ice breaking agar mereka merasa senang, nyaman, bahagia, dan mudah mengingat materi,” ungkap Endang.

Peserta sekolah lansia ini terdiri dari pra lansia (usia 50-60 tahun) dan lansia (di atas 60 tahun). Melalui program ini, diharapkan para lansia bisa tetap aktif dan tidak hanya berdiam diri di rumah tanpa aktivitas.

Baca Juga :   Pemkab Rembang dan Dinsos PPKB Raih Penghargaan dari Ombudsman Republik Indonesia

“Biar lansia-lansia kita tetap menjadi lansia yang sehat, aktif, produktif, dan mandiri, sehingga tidak menjadi beban keluarga, masyarakat, dan negara,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *