Tingkat Pengangguran Terbuka Rembang Masuk Terendah Ketiga di Jateng

Rembang, Rembangnews.comTingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Rembang masuk terendah ketiga di Jawa Tengah.

TPT sendiri merupakan presentase jumlah penganggur terhadap total angkatan kerja. TPT dipakai untuk melihat seberapa besar proporsi penduduk usia kerja yang belum terserap di pasar kerja.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, TPT Kabupaten Rembang mencapai 2,60 persen pada 2023. Kemudian pada 2024 naik menjadi 2,84 persen dan kembali naik di angka 2,90 persen pada Agustus 2025.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Rembang, Fery Sumardi mengatakan, peningkatan itu terjadi seiring bertambahnya jumlah angkatan kerja.

Pada 2025, jumlah angkatan kerja di Kabupaten Rembang mencapai 403.612 orang, bertambah dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan partisipasi masyarakat dalam dunia kerja terus tumbuh, baik dari lulusan baru maupun pencari kerja yang aktif.

Baca Juga :   Tingkat Kemiskinan 2022 Rembang Alami Penurunan Dibanding Tahun 2021

“Ini menjadi indikasi bahwa aktivitas ekonomi dan minat kerja masyarakat terus berkembang,” paparnya.

TPT Rembang juga diketahui berada di bawah rata-rata TPT Jawa Tengah yang tercatat sebesar 4,66 persen.

Hal ini menunjukkan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Rembang berjalan cukup efektif. Sektor industri lokal masih berperan aktif dalam membuka peluang kerja, didukung berbagai program ketenagakerjaan yang adaptif.

Optimalisasi platform NakerBisa untuk mempercepat penyaluran tenaga kerja di daerah dinilai berfungsi dengan baik.

Pemkab Rembang sendiri berencana meningkatkan kualitas tenaga kerja dengan program sertifikasi kompetensi dan pelatihan berbasis standar industri. Kemudian penyuluhan karier bagi pelajar, job fair, serta berbagai program perluasan kesempatan kerja.

Baca Juga :   PUPR Akan Bangun Jembatan Gantung di Kecamatan Pancur Rembang

“Kabupaten Rembang berada di jalur yang positif. Kami optimistis kinerja ketenagakerjaan akan terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat provinsi,” paparnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed