Sejumlah Rumah di Rembang Rusak Usai Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda

Rembang, Rembangnews.comSejumlah rumah warga di Dukuh Sangkrah, Desa Logede, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang mengalami kerusakan usai hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut pada Senin (25/5/2026) malam.

Hujan disertai angin diketahui melanda wilayah tersebut selama 1,5 jam sejak mulai pukul 20.30 WIB hingga sekitar 22.00 WIB. Tercatat, ada 10 rumah warga yang rusak di RW 01 dukuh tersebut.

“Dampak akibat kejadian tersebut, ada 10 rumah warga rusak. Sembilan rumah di RT 03 RW 01, satunya di RT 02 RW 01, di Dukuh Sangkrah, Desa Logede, Sumber,” ujar Plt Kepala BPBD Rembang, M Lutfi Hakim dilansir dari Detik Jateng.

Baca Juga :   Waspada Gagal Ginjal Akut pada Anak, Orang Tua Wajib Tahu

Kerusakan rumah meliputi bagian atap, ada juga dapur rumah yang hampir roboh, hingga ternak roboh.

“Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap dan genting. Ada satu rumah dalam kondisi miring, satu kandang ternak roboh, dan satu dapur rumah warga hampir roboh,” ujarnya.

Kerusakan terparah adalah rumah milik Mulyadi yang mengalami kerusakan di bagian atap karena diterjang angin. Kemudian tembok rumahnya juga miring. Sedangkan kandang ternaknya roboh.

Kerusakan rumah juga dialami Nuriman. Rumahnya rusak di bagian genting dan dapur rumahnya juga hampir roboh. Sedangkan rumah warga lainnya rata-rata mengalami kerusakan di bagian atap.

Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp 62,5 juta. Selain kerusakan rumah, pohon tumbang juga terjadi. Tercatat ada dua pohon yang tumbang.

Baca Juga :   Ini Keutamaan yang Akan Diraih Orang yang Melaksanakan Salat Jumat

“Satu pohon jati tumbang melintang di jalan desa sehingga sempat mengganggu akses lalu lintas warga. Kemudian satu pohon nangka juga tumbang di depan rumah warga,” paparnya.

Beruntung tak ada korban jiwa. Penanganan pun langsung dilakukan oleh BPBD bersama dengan Pemerintah Desa Logede, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kecamatan Sumber.

“Petugas bersama warga juga melakukan evakuasi dan pembersihan pohon tumbang yang mengganggu akses jalan dan lingkungan warga,” terangnya.

Pihaknya menilai perlu ada asesmen yang dilakukan untuk menentukan tingkat kerusakan dan kebutuhan bantuan untuk warga terdampak.

“Diperlukan asesmen lanjutan untuk menentukan tingkat kerusakan dan kebutuhan bantuan bagi warga terdampak. Siang nanti kami akan ke lokasi untuk distribusi bantuan logistik bagi korban bencana,” jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *