Viral Calon Manajer KDMP Ikuti Latihan Mirip Militer, Ini Kata Dirut Agrinas

Rembangnews.comViral calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mengikuti latihan mirip pelatihan militer.

Dalam video yang beredar di medsos, terlihat sejumlah orang mengenakan pakaian loreng menjalani diklat di barak.

Direktur Utama (Dirut) Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan bahwa pihaknya hanya menjadi penerima tenaga kerja yang melewati proses rekrutmen hingga akhir.

Sementara itu, proses yang dijalani calon manajer KDMP itu dinilai penting untuk mengembangkan karakter cinta tanah air.

“Kalau saya kan penerima ya, pengguna ya. Jadi saya itu kan end-user-nya. Secara, kita nanti penerima, gitu,” ujarnya dilansir dari Detik.

“Tapi kalau maksudnya, kalau saya lihat ya, kalau masalah untuk, ada pelatihan dasar militer itu kan nation character building ya,” lanjutnya.

Baca Juga :   Curhatan Rizky Billar Bocor, Begini Ungkapan Hatinya

Menurutnya pelatihan itu sesuai dengan kebutuhan. Dia mengungkit sistem ekonomi koperasi sesuai amanat konstitusi.

“Jadi saya pikir itu sangat relevan ya dengan kegiatan ini mengingat bahwa koperasi ini kan perintah konstitusi, tetapi selama 80 tahun Indonesia berdiri, arah ekonomi Indonesia ini kan sudah berjalan di arah pasar bebas. Artinya kita kan mencoba mengembalikan arah ekonomi Indonesia kepada arah konstitusional gitu, sehingga nation character building ini menjadi sangat penting mengingat tidak ada satu pun perguruan tinggi di Indonesia yang mengajarkan lagi terkait dengan koperasi,” paparnya.

Rekrutmen calon manajer KDMP sendiri dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PAN-RB dan BKN. Sedangkan diklat dilakukan dengan dibantu oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Baca Juga :   Tiga Daerah Solo Raya Masuk Nominasi Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi 2024

“Setahu saya yang menyelenggarakan ini kan BKN ya, kemudian BKN bersama dengan PAN-RB yang melakukan proses perekrutannya. Kemudian dalam proses pelatihannya mereka minta tolong pada Kemhan. Jadi sama seperti SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) lah waktu itu,” paparnya.

“(Pegawai) Kontrak di Agrinas nantinya setelah mereka sudah selesai (rekrutmen),” lanjutnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *