Rembangnews.com – Sekitar 35 hektare hutan dan lahan di tiga kabupaten wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) terbakar.
Proses pemadaman pun masih berlangsung hingga kini. Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengungkapkan tiga titik kebakaran masuk wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, dan Banyuasin.
Kebakaran di Kabupaten Ogan Ilir berhasil padam. Setidaknya, ada 15 hektare lahan yang terbakar di Desa Lorok, Kecamatan Indralaya Utara kabupaten tersebut.
“Untuk di Kabupaten Ogan Ilir, kebakaran lahan di Desa Bakung dan Lorok telah berhasil dipadamkan,” ujarnya dilansir dari Kompas.
Kemudian kebakaran juga melanda lahan di wilayah Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara, dengan luas lahan terbakar mencapai 3 hektare.
Sementara itu, kebakaran di Desa Gunung Batu, Kecamatan Cempaka wilayah OKU Timur mencapai 2 hektare.
Kebakaran di Kabupaten Banyuasin, mencapai 15 hektare di Desa Pulau Muning, Kecamatan Sembawa.
Sedangkan kebakaran di Banyuasin dan OKU Timur masih belum padam. Baru sekitar 5 hektare yang berhasil dipadamkan, sedangkan di OKU Timur sekitar 0,20 hektare.
“Untuk di Banyuasin, lahan yang padam baru lima hektare dan OKU Timur 0,20 hektare yang padam. Saat ini kami masih berupaya untuk memadamkan api di wilayah yang terbakar,” ujarnya.
Lokasi yang jauh dan medan yang sulit membuat petugas kesusahan memadamkan api.
“Ini menjadi bahan bakar yang sangat potensial. Jadi tim perlu berhati-hati dan cermat,” katanya.
“Untuk wilayah Sembawa, lokasi bahan bakarannya banyak dan lumayan luas. Jadi butuh waktu memadamkannya supaya memastikan api tidak menyebar atau menyala lagi,” lanjutnya. (*)












