Pasangan Gay Kepergok Bermesraan Saat KKN, Sempat Digrebek Warga

Rembangnews.comPasangan gay kepergok bermesraan di depan warung sekitar Gang Rinjani, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kedua mahasiswa itu sempat digrebek warga. Awalnya, petugas keamanan di Kantor Dinas PUTR Cianjur mendapati dua pemuda berduaan di kursi warung yang sudah tutup pada Kamis (27/8/2026) malam.

Usai diamati seksama, petugas menyadari bahwa keduanya merupakan mahasiswa KKN. Petugas juga melihat keduanya bermesraan layaknya sepasang kekasing.

“Sekitar jam 21.00 WIB, saya lihat keduanya di depan warung. Awalnya dikira lagi nongkrong. Tapi lama kelamaan mereka pegangan tangan, saling cium tangan, dan mengelus-ngeluh dagu,” ujar Satpam Dinas PUTR Haris dilansir dari Detik.

Baca Juga :   Gibran Sebut Final Piala Dunia U-20 2023 Akan Digelar di Solo

Kedua mahasiswa tersebut kemudian kabur ke Gang Rinjani usai dipergoki. Sementara itu, warga yang berada di sekitar lokasi pun langsung mengejar keduanya hingga didapati mereka di posko KKN.

“Saya melihat terus mereka kabur masuk ke Gang Rinjani. Kemudian oleh warga dikejar dan akhirnya berhasil diamankan,” paparnya.

Keduanya kemudian digiring ke rumah salah seorang tokoh masyarakat.

“Mereka kan sedang buka posko di Gang Rinjani. Ada teman-temannya juga, kemudian ditunjukkan foto dan videonya. Ternyata benar mereka teman dari kelompok KKN tersebut,” ujar warga, Muhammad Fitra Ramdani (20).

Saat dicecar warga, keduanya mengakui bermesraan dengan sesama jenis. Mereka bahwa sudah dua kali melakukan tindakan asusila serupa.

Baca Juga :   Isu Menkeu Sri Mulyani Mundur, Istana: Seluruh Menteri Solid

“Dari pengakuan mereka berdua, di posko juga pernah berciuman saat kondisi posko KKN tersebut sepi karena teman-teman lainnya sedang mencari makan di luar. Jadi berarti di posko sudah ciuman bibir dua kali, lalu di pinggir jalan bermesra-mesraan,” ujarnya.

Warga mengaku geram dengan tindakan keduanya dan menolak melakukan tindakan main hakim sendiri.

“Tentu kami menolak keras perilaku seperti itu. Kami langsung serahkan keduanya ke pihak kepolisian,” kata dia.

Sementara itu, Kapolsek Cianjur Kompol Yadi Kusyadi mengatakan bahwa kasus tersebut sudah diserahkan ke Mapolres Cianjur.

“Sudah diamankan ke Polres. Keduanya tengah menjalani pemeriksaan,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *