Rembang, Rembangnews.com – Sejumlah Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kabupaten Rembang utamanya wilayah timur mati atau tidak berfungsi.
Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rembang mengungkapkan bahwa kondisi arus listrik tak stabil karena pemadaman listrik menyebabkan gangguan pada lampu jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang, Nur Purnomo Mukdiwidodo mengatakan bahwa lampu jalan yang mati belum tentu rusak. Namun bisa jadi ada gangguan pada sensor otomatis lampu tersebut karena aliran listrik yang tak stabil.
“Tim kami mengidentifikasi, LPJU mati belum tentu mati. Akhir-akhir ini, ketika PLN mati, dapat mengubah atau membuat gangguan pada sensor lampu yang otomatis, listrik mati sangat berpengaruh,” ujarnya dilansir dari RRI.
Kinerja lampu lalu lintas atau traffic light juga terdampak. Setelah aliran listri kembali menyala, sejumlah perangkat traffic light berpotensi mengalami gangguan atau error.
Kondisi itu bisa memicu lonjakan tegangan listrik saat aliran listrik padam dan kembali menyala. Serta gangguan pada sistem cadangan daya seperti baterai maupun UPS.
Perubahan tegangan yang tidak stabil dapat menyebabkan komponen elektronik pada kontroler lampu lalu lintas mengalami malfungsi.
Di lain sisi, penanganan LPJU yang mengalami kerusakan juga terkendala keterbatasan sarana operasional. Saat ini, Dishub Rembang hanya memiliki satu unit truk skylift yang bisa dioperasikan, sementara satu unit lainnya masih dalam proses perbaikan.
Ia menyebut, pada APBD Perubahan 2026 tidak terdapat alokasi pengadaan unit lampu baru. Anggaran yang tersedia difokuskan untuk pembelian komponen lampu guna mendukung pemeliharaan dan perbaikan LPJU. (*)








