ASN di Rembang Dilarang Gunakan BBM Subsidi Sejak Bulan Kemarin

Rembang, Rembangnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melarang pembelian BBM bersubsidi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kabupaten Rembang.

Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop-UKM) M. Mahfudz, menyampaikan penggunaan BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar bersubsidi dilarang bagi ASN.

Mahfudz menjelaskan pelarangan BBM subsidi ditujukan bagi ASN yang mempunyai kendaraan dinas. Kebijakan tersebut sudah diterapkan sejak bulan kemarin di semua SPBU Rembang.

“Untuk semua SPBU di Rembang sudah menerapkan plat merah tidak bisa mengisi BBM bersubsidi. Bulan yang lalu sudah diberlakukan,” kata Mahfudz saat ditemui Mitrapost.com, Senin (1/8/2022).

Sementara mengenai peraturan pelarangan BBM subsidi tersebut, sistem pengelolaan BBM subsidi diatur oleh SPBU Rembang sendiri.

Baca Juga :   Pemerintah Tekankan Pembangunan Infrastruktur Harus Tepat Waktu

Pelarangan penggunaan BBM subsidi bagi ASN di Rembang sudah diterapkan 2 hingga 3 bulan kemarin, semenjak kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

“Pengaturannya oleh SPBU sendiri, sejak kenaikan BBM beberapa waktu yang lalu sudah diberlakukan itu, 2 -3 bulan lalu,” ungkap Mahfudz.

Dia berpesan kepada ASN yang mempunyai kendaraan dinas supaya melaksanakan kebijakan pemerintah pusat, yaitu dengan tidak membeli BBM subsidi dan menggunakan BBM non-subsidi.

Pelarangan BBM bersubsidi kepada ASN sesuai Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM).

Pembatasan penerima BBM bersubsidi dan penugasan, supaya BBM jenis Solar dan Pertalite bersubsidi lebih tepat sasaran. (*)

Baca Juga :   NFT Gratis Akan Dibagikan di Art Moments Jakarta 2022 Edisi Kelima

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *