Waspadai 7 Gejala Cacingan pada Orang Dewasa, Mulai Penurunan Berat Badan dan Lemas

Rembangnews.com – Siapa bilang hanya anak kecil saja yang bisa mengalami gejala cacingan? Cacingan sendiri merupakan infeksi yang disebabkan oleh cacing pada usus manusia. Hal ini dapat terjadi karena berbagai jenis cacing, salah satunya adalah cacing parasit.

Penyakit ini tidak bisa kamu anggap remeh karena infeksinya menimbulkan banyak akibat lain mulai dari demam, diare hingga komplikasi infeksi saluran kemih. Berikut ini beberapa gejala cacingan pada orang dewasa yang perlu kamu ketahui :

  1. Penurunan berat badan

Kondisi ini adalah salah satu gejala khas yang terlihat pada penderita cacingan. Penurunan berat badan ini menjadi salah satu tanda bahwa cacingan di dalam tubuh sedang serius.

  1. Gatal di sekitar anus

Cacing kremi atau infeksi Enterobius vermicularis dapat menyebabkan gatal di sekitar anus yang semakin parah. Apalagi pada malam hari saat cacing bergerak di sekitar anus untuk bertelur. Rasa gatal yang terjadi pada anus ini secara alami dapat menimbulkan kecemasan sehingga menurunkan kualitas tidur.

  1. Mual dan sakit perut

Gejala ini sangat perlu diselidiki karena sakit perut biasa dan mual tidak jauh berbeda dengan  kondisi yang disebabkan oleh gangguan pencernaan.

  1. Lemas berlebihan

Salah satu gejala cacingan  dewasa yang harus diwaspadai adalah  lemas berlebihan yang berhubungan dengan kualitas tidur yang buruk.

  1. Gangguan pencernaan

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, infeksi giardia adalah salah satu penyakit parasit usus yang paling umum di Amerika Serikat. Masalah umum meliputi diare berair atau berlemak, sering kembung, kram perut, dan dehidrasi dalam 1-3 minggu setelah paparan.

  1. Sakit mata

Gangguan mata akut sering dialami ibu hamil yang terinfeksi parasit toksoplasma gondii atau toksoplasmosis. Toksoplasmosis dapat menyebabkan sakit mata, kepekaan terhadap cahaya, penglihatan kabur dan kebutaan akibat kerusakan retina.

  1. Masalah pernapasan

Gejala selanjutnya yaitu terjadi gangguan pada pernapasan. Hal itu karena parasit dapat berkembang di tempat lain, seperti di paru-paru. Inilah yang dapat menyebabkan berbagai gangguan pernapasan seperti batuk atau sesak napas.

Baca Juga :   Jangan Buang Begitu Saja, Ini 6 Manfaat Biji Semangka yang Jarang Diketahui

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *