Dianggap Hina Jokowi dan Dipolisikan, Ini Kata Butet Kartaredjasa

Rembangnews.com – Butet Kartaredjasa yang merupakan seorang budayawan dianggap menghina Jokowi dan dipolisikan.

Menanggapi hal itu, ia hanya menjawabnya dengan santai. Ia tak ambil pusing dan menilai setiap orang berhak melapor ke polisi.

“Oh, nggak papa karena Projonya sedang pansos. Panjat sosial dari pantun saya,” ujarnya dilansir dari Detik.

Ia mengatakan bahwa seni memang media baginya menyuarakan pikiran dan opini. Baik itu berupa puisi, cerpen, pantun, atau naskah monolog atau di panggung pertunjukan atau di layar kaca atau di layar lebar.

Terkait kata binatang, ia menyebut hal itu bukanlah makian.

“Kata binatang yang mana? Wedhus (kambing)? Ha nek ngintil itu siapa? Kan saya cuma bertanya pada khalayak. Yang ngintil siapa? ‘Wedhus’ berarti kan yang tukang ngintil wedhus. Tafsir aja, apa saya sebut nama Jokowi? Saya bilang ngintil kok,” katanya.

Baca Juga :   Kasus Penyakit Masyarakat Paling Banyak Dijumpai di Rembang Kota

“Bilang asu? Lho koe ngerti dewe, bagi saya, saya menyatakan asuok, asu banget itu bukan makian itu suatu ekspresi personal saya. Saya mengagumi kepintaran wedyan koe pintere asu tenan ok. Cah ayu wae tak unekke wasyu iki ayu banget. Asu ok itu dalam konteks saya bagaimana kata itu diekspresikan,” lanjutnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *