Banjir Bandang Terjang Pasuruan, Gelondongan Kayu Pinus Sumbat Aliran Sungai

Rembangnews.comBencana banjir bandang terjang Pedukuhan Sekar Kuning, Dusun Krajan I, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan pada Jumat (9/1/2026).

Banjir yang terjadi menyebabkan puluhan gelondongan kayu pinus berukuran besar menyumbat aliran sungai dan membuat badan jembatan yang menjadi penghubung wilayah tersebut terhambat.

Kondisi tersebut membuat warga was-was jika jembatan jebol. Terlebih jembatan tersebut adalah akses satu-satunya bagi warga sekitar 30 kepala keluarga (KK) di Pedukuhan Sekar Kuning.

“Kalau ada banjir susulan, yang saya khawatirkan jembatan ini bisa terseret. Jika sampai jebol, masyarakat di bagian bawah juga akan terdampak,” ujar Kepala Desa Andonosari, Pujianto dilansir dari Kompas.

Baca Juga :   Sekolah Inklusi, Pemkab Dorong Satuan Pendidikan Beri Layanan Terbaik untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Ia menyebut, kayu tersebut diduga sisa tebangan di kawasan hutan Perhutani. Bahkan sebelum banjir melanda, longsor juga sempat terjadi di hulu sungai.

“Yang atas itu longsor dulu, terus material itu membawa kayu-kayu gelondongan. Kalau melihat kayunya, itu tebangan lama, sekitar tahun 2019,” jelasnya.

Ia menilai daya serap tanah berkurang lantaran adanya alih fungsi lahan di wilayah hulu. Dimana di kawasan Ngadirejo, lahannya banyak ditanami sayur.

Pihaknya pun meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengevaluasi program tebang habis di kawasan hutan produksi agar bencana serupa tidak terulang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *