Pemerintah Kaji Empat Lahan Calon Tempat Relokasi Korban Tanah Gerak Tegal

Rembangnews.com – Pemerintah melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah tengah melakukan pengkajian geologi terhadap empat lahan yang menjadi calon tempat relokasi korban tanah gerak di Tegal.

Kajian dilakukan guna memastikan keamanan sebelum pembangunan hunian sementara (huntara) dimulai.

“Kami sedang melakukan asesmen geologi terhadap empat lokasi, terdiri dari tiga calon lahan relokasi, dan satu lokasi pondok pesantren eksisting milik Perhutani, yang direncanakan menjadi tempat relokasi,” ujar Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah, Agus Sugiharto.

Dari tiga calon lahan relokasi, tiga diantaranya berada di Desa Padasari, Lebakwangi, dan Capar, Kecamatan Jatinegara. Luasan lahan yang dikaji bervariasi, mulai dari 3,238 hektare, 5,081 hektare, hingga 10,042 hektare.

Baca Juga :   Atasi Sinyal Lemot Tanpa Ribet, Terapkan Tips Berikut

“Kajian ini diperkirakan memakan waktu minimal tiga hari, untuk memastikan stabilitas tanah dan kelayakan lokasi bagi pembangunan hunian,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas C Penanggungan mengungkapkan bahwa ada 596 kepala keluarga atau lebih dari 2.000 jiwa terdampak bencana tanah gerak yang kini tersebar di sembilan titik pengungsian.

“Pelayanan kebutuhan dasar warga terus berjalan. Saat ini terdapat empat dapur umum yang melayani para pengungsi, disiapkan oleh pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi,” ujar Bergas.

Relokasi pun akan dilakukan secara bertahap setelah rekomendasi kesiapan lahan diterbitkan. Sejumlah langkah persiapan pun telah dilakukan, termasuk koordinasi lintas perangkat daerah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) provinsi dan kabupaten untuk menyiapkan alat berat, guna land clearing dan perataan lahan. Pekerjaan dilakukan simultan agar pembangunan bisa segera dimulai,” jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *