Rembang, Rembangnews.com – Ratusan warga kurang mampu di Kabupaten Rembang menerima bantuan paket sembako dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Rembang, Bank Rembang.
Paket sembako diserahkan kepada 130 warga, serta dua unit gerobak usaha bagi pelaku UMKM, Senin (16/3/2026).
Direktur Utama Bank Rembang, Ahmad Nawawi mengatakan bahwa dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari gaji seluruh pegawai Bank Rembang.
Dimana, setiap bulan gaji pegawai dipotong sebesar 2,5 persen untuk kemudian disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rembang.
“Kegiatan ini rutin setiap tahun. Anggarannya bersumber dari gaji pegawai Bank Rembang yang dipotong 2,5 persen, kemudian dikumpulkan setiap bulan ke BAZNAS. Peruntukkannya untuk zakat, infak, dan sedekah,” jelasnya.
Mulai tahun ini, Bank Rembang juga memberikan bantuan berupa dua gerobak usaha kepada pelaku UMKM. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu penerima dalam mengembangkan usaha mereka.
“Harapannya yang bersangkutan dapat meningkatkan usahanya, dan ke depan jumlah bantuan usaha bisa semakin bertambah,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Rembang, Desti Muryadi mengapresiasi jajaran direksi dan karyawan Bank Rembang yang telah berkomitmen mengumpulkan zakat serta mendukung program Baznas.
Ia juga mengapresiasi langkah Bank Rembang yang mulai memperluas bantuan ke sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Terima kasih kepada jajaran Bank Rembang. Tahun ini juga mulai merambah ke pemberdayaan ekonomi masyarakat. Harapan kami, apa yang telah dilakukan Bank Rembang ini bisa diikuti oleh lembaga-lembaga lain, sehingga masyarakat yang terbantu semakin banyak,” paparnya. (*)











