Hadapi Musim Kemarau, BPBD Alokasikan Rp75 Juta untuk Distribusi Air Bersih

Rembang, Rembangnews.comBersiap menghadapi musim kemarau dan potensi kekeringan tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melakukan sejumlah langkah antisipasi.

Diantaranya menyiapkan sumber daya, pasokan air, serta dukungan anggaran untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang sendiri telah mengalokasikan dana sebesar Rp75 juta untuk kegiatan distribusi air bersih. Meski begitu, hingga kini belum ada desa yang mengajukan bantuan air bersih.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Muhammad Luthfi Hakim mengatakan bahwa ketersediaan air bersih saat ini dalam kondisi aman.

“Untuk sampai saat ini pengajuan dropping air bersih dari desa belum ada. Tetapi untuk persiapan menghadapi kekeringan, kami sudah bekerja sama dengan beberapa pihak seperti Baznas, PMI, dan sejumlah perusahaan melalui program CSR,” ujarnya.

Baca Juga :   Hujan Sedang-Lebat Berpotensi Landa Rembang 10-13 Januari, Warga Diimbau Waspada Bencana

Selain anggaran dari BPBD, ada juga dukungan dana dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Palang Merah Indonesia (PMI), serta sejumlah perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.

Dengan demikian, total dukungan anggaran yang telah disiapkan untuk penanganan kekeringan mencapai sekitar Rp275 juta.

“Kalau ditotal dengan dukungan dari berbagai pihak, anggaran yang sudah dikomunikasikan untuk penanganan kekeringan, khususnya dropping air bersih, mencapai sekitar Rp275 juta,” jelasnya.

BPBD Rembang juga telah melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Berdasarkan data tahun 2024, terdapat 64 desa yang menerima bantuan dropping air bersih akibat kekeringan. Desa-desa tersebut tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Rembang. Sementara pada tahun 2025 tidak terdapat permintaan bantuan air bersih dari masyarakat.

Baca Juga :   Hadapi Potensi Musim Kemarau, BPBD Susun Dokumen Rencana Kontinjensi

Meski kondisi saat ini relatif aman, BPBD tetap memastikan kesiapan pasokan air dan armada distribusi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat.

“Sampai saat ini stok air di desa-desa masih mencukupi. Kalau ada permintaan dropping, pasokan air pun masih ready semuanya,” kata Luthfi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *