Rembang, Rembangnews.com – Wahana edukasi robotik dan coding mewarnai gelaran Rembang Expo 2026. Inovasi tersebut dihadirkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Aneka Rembang bekerja sama dengan Praditya Kidobot Academy.
Ada berbagai permainan dan tantangan robotik yang disediakan mendapat sambutan antusias dari anak-anak hingga orang dewasa.
Direktur PT Aneka Rembang, Anjar Krisniawan mengatakan bahwa pengenalan robotik dan coding ini menjadi bagian upaya pengembangan unit usaha baru di bidang teknologi.
“PT Aneka Rembang terus berinovasi dengan mengembangkan bidang usaha yang tidak hanya berfokus pada percetakan. Melalui Aneka Teknologi, kami bekerja sama dengan Praditya Kidobot Academy untuk menghadirkan edukasi robotik dan kecerdasan buatan (AI) kepada masyarakat,” paparnya.
Pengembangan sektor teknologi menjadi langkah strategis untuk menciptakan peluang usaha baru sekaligus mendukung peningkatan pendapatan perusahaan daerah dan daerah secara keseluruhan.
PT Aneka Rembang sendiri berencana membuka kelas coding dan robotik bagi pelajar mulai jenjang KB, TK, SD hingga SMP.
“Ke depan, kami ingin memberikan akses yang lebih luas kepada anak-anak Rembang untuk belajar coding dan robotik sejak dini. Ini merupakan investasi sumber daya manusia yang penting untuk menghadapi perkembangan teknologi,” katanya.
Sejumlah layanan berbasis digital, seperti pembuatan aplikasi, pengembangan perangkat lunak, hingga digital marketing yang dapat dimanfaatkan oleh instansi pemerintah maupun sektor swasta juga tengah dikembangkan.
“Pengembangan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap visi dan misi Bupati Rembang dalam mendorong percepatan digitalisasi di berbagai sektor,” imbuhnya.
Sementara itu, Pendiri Yayasan Praditya Cakra Dwipantara sekaligus penggagas Praditya Kidobot Academy, Doko Herdianto menyebut, kerja sama ini bertujuan memperluas akses pendidikan teknologi bagi anak-anak di Kabupaten Rembang.
Menurutnya, robotik dan coding merupakan keterampilan masa depan yang perlu dikenalkan sejak usia dini dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan robotik tidak harus mahal dan dapat diakses oleh siapa saja. Anak-anak diajak belajar mulai dari konsep dasar, mengenal komponen robot, memahami logika berpikir, hingga algoritma sederhana,” jelasnya. (*)













