Mahasiswa Rembang Berencana Bawa Kasus Dugaan Keracunan MBG ke Jalur Hukum

Rembang, Rembangnews.comMahasiswa yang tergabung dalam Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Rembang berencana bawa kasus dugaan keracunan menu makan bergizi gratis (MBG) ke jalur hukum jika tidak ada langkah konkret yang dilakukan pihak-pihak terkait.

Selain itu, Forum BEM Se-Rembang juga berencana melayangkan somasi.

“Kami butuhnya itu evaluasi total dan kalau memang ada pidana, ya, harus ditindak,” ujar Koordinator Forum BEM Se-Rembang, Ahmad Fajar Mushoffa dilansir dari Kompas.

Langkah itu dilakukan menyusul kasus dugaan keracunan menu MBG yang terjadi di Rembang pada 3 dan 8 September lalu, dengan korban terdampak mencapai 1.048 pelajar dan guru dari sejumlah sekolah.

Baca Juga :   Titik Kerusakan di Alun-alun Rembang Mulai Diperbaiki

Ia mengaku kecewa dengan kasus dugaan keracunan MBG yang terus terjadi. Sedangkan hukuman yang diberikan kepada pihak SPPG dinilai masih ringan.

“Kami sangat menyayangkan sanksinya cuma berhenti operasi 20 hari. Kami berharapnya ditindak tegas. Sebisa mungkin ada efek jera,” ujarnya dilansi dari Kompas.

Fajar menyebut, pihaknya telah menampung aspirasi dari orang tua murid dan siswa itu sendiri. Hasilnya, mereka menginginkan prgram MBG dihentikan dan anggarannya dialihkan ke sektor pendidikan.

Namun ia juga tak menampik jika ada juga orang tua siswa yang masih menginginkan program tersebut berlanjut. Namun dengan format yang berbeda yaitu disalurkan dalam bentuk uang tunai.

Aspirasi tersebut pun akan ia sampaikan kepada para pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksaan program MBG. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *