Rumah di Krapyak Semarang Hangus Terbakar Imbas Putung Rokok Dibuang ke Kasur

Rembangnews.comSebuah rumah di Kelurahan Krapyak, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang hangus terbakar imbas putung rokok dibuang ke kasur.

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Tantri Pradono mengatakan bahwa kebakaran terjadi pada Kamis (24/9/2026).

“Pada hari Kamis, 24 September 2026 sekitar pukul 02.20 WIB, telah terjadi kebakaran rumah huni,” ujarnya dilansir dari Detik.

“Awalnya anak pemilik rumah, merokok dan melempar puntung rokok ke atas kasur karena kesal dengan orang tuanya (Ibu),” terangnya.

Kejadian bermula dari anak pemilik rumah merokok. Karena dalam kondisi kesal dengan ibunya, ia pun membuang putung rokok itu ke kasur hingga muncul api.

Baca Juga :   Kemarau Basah Berikan Dampak Buruk Bagi Sejumlah Petani Rembang

Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Damkar dan turut membantu memadamkan api.

“Saat itu warga sekitar langsung menghubungi Kantor Damkar Kota Semarang. Kemudian warga sekitar membantu memadamkan api, tapi api semakin membesar,” ujarnya.

Upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan lima armada dan 25 personel.

“Pukul 03.15 WIB api mulai dapat di kendalikan dan dilakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa,” ujar.

Api benar-benar padam pada pukul 04.00 WIB. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Total waktu penanganan kurang lebih 1,5 jam. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut,” paparnya.

Jalan yang sempit sempat membuat petugas terkendala. Total kerugian dalam peristiwa ini ditaksir mencapai 150 juta.

Baca Juga :   17 Puskesmas di Rembang Dicanangkan Jadi Zona Integritas

“Total kerugian kurang lebih Rp 150 juta,” pungkasnya.

Sedangkan anak pemilik rumah berusia 25 tahun itu kemudian dibawa ke rumah sakit jiwa pasca kejadian.

“Iya itu pelakunya gangguan jiwa. Ini saya habis nganterkan pasien di RSJ Pedurungan. Pakai rokok kan ada kertas-kertas, memang sengaja dibakar, gangguan jiwa kok,” kata Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto.

Sebelumnya, anak pemilik rumah itu sempat dirawat di rumah sakit jiwa di Magelang pada 2025.

“Pernah masuk RSJ Magelang dua minggu, kemarin ini belum tuntas tahun 2025. Ini kambuh lagi, masih keluarga, anaknya yang punya rumah,” ucapnya.

Ia menyebut tak ada informasi pelaku membawa senjata tajam, sebagaimana yang beredar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *