Grab PHK 1000 Karyawannya!

Rembangnews.comGrab merupakan salah satu platform layanan on demand asal Malaysia yang bermarkas di Singapura. Berawal dari layanan transportasi, perusahaan tersebut kini telah mempunyai layanan lain seperti pengantaran makanan dan pembayaran yang bisa diakses lewat aplikasi mobile. Baru-baru ini, Grab mengumumkan PHK terhadap 1000 karyawannya.

Jumlah tersebut merupakan 11% dari jumlah karyawan perusahaan.

Menurut sumber, keputusan ini perusahaan ambil sebagai Langkah pengelolaan biaya dan untuk memastikan kelangsungan layanan Grab masa depan.

Hal ini tersampaikan secara langsung oleh CEO Grab yakni Anthony Tan. Ia menyampaikan surat kepada karyawan.

Tan menjelaskan bahwa kebijakan PHK perusahaan ambil untuk mengurangi biaya dan menjaga agar layanan Grab tetap terjangkau dalam jangka panjang. Ini merupakan PHK terbesar yang lakukan oleh Grab sejak mulainya pandemi.

Baca Juga :   Stack Overflow Sementara Larang Pakai ChatGPT

Grab juga memberikan beberapa tunjangan yang menggiurkan kepada karyawan yang terdampak PHK. Tunjangan-tunjangan tersebut meliputi :

  • Pesangon setengah dari gaji setiap 6 bulan masa kerja yang telah selesaikan, sesuai dengan regulasi lokal.
  • Bonus, insentif, dan/atau ekuitas (saham) yang seharusnya terima tetap akan perusahaan berikan.
  • Pencairan cuti tahunan yang belum gunakan dan saldo GrabFlex yang belum terpakai.
  • Perpanjangan Asuransi Kesehatan dengan cakupan penuh hingga akhir tahun.
  • Pencairan cuti hamil/melahirkan untuk wanita yang sedang hamil atau pria dengan istri yang sedang hamil, terhitung sejak tanggal terakhir bekerja.
  • Bonus untuk karyawan yang memiliki peran penting selama masa transisi.
  • Dukungan karir berupa satu tahun langganan LinkedIn Premium dan akses LinkedIn Learning, serta sesi pembinaan dengan profesional.
  • Dukungan psikologis melalui perpanjangan akses ke Program Bantuan hingga akhir tahun 2023.
  • Dukungan repatriasi atau pemulangan kembali bagi karyawan yang memiliki izin kerja di negara lain.
  • Opsi untuk membeli laptop yang sebelumnya gunakan oleh karyawan.
Baca Juga :   Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Menguat

Grab tidak menjelaskan secara rinci mengenai perhitungan besaran pesangon. Upaya untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut dari Grab masih belum membuahkan hasil pada saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *