Potensi Tambang Batu Kapur di Rembang Dinilai Besar

Rembang, Rembangnews.comPotensi tambang batu kapur di Kabupaten Rembang dinilai besar. Tambang batu kapur di Kota Garam memang menjadi tambang kapur terbesar kedua di Jawa Tengah.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng, Boedy Dharmawan mengatakan bahwa dengan kapasitas produksi tambang Rembang yang besar, maka dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

“Misal Rembang, kapasitasnya capai 2,5 juta ton per tahun, Grobogan 1,5 juta ton per tahun, Banyumas 1 juta ton per tahun. Kemudian Cilacap ini paling besar, capai 4,1 juta ton per tahun,” ujarnya dilansir dari Liputan6.

Dampak terhadap ekonomi yang dimaksud adalah peluang kerja yang meningkat. SM of Mining PT Semen Gresik, Endar Drianto mengatakan bahwa keberadaan tambang berdampak pada pertumbuhan infrastruktur di Rembang.

Baca Juga :   Rembang Jadi Tuan Rumah Jambore Nasional Relawan Penanggulangan Bencana 2022

“Manfaatnya tentu untuk pertumbuhan infrastruktur baik provinsi maupun daerah, pembangunan fisik jadi tidak terkendala bahan material, seperti pembetonan jalan, perumahan, pemukiman, drainase, irigasi, waduk, sampai PSN [proyek strategi nasional] semua butuh semen,” ujarnya.

Selain itu, pajak untuk penambangan batu kapur juga menambah pendapatan asli daerah (PAD).

“Pengambilan bahan tambang ada pajak yang diambil Pemkab. Dari sisi ekonomi, beruntung daerah yang memiliki pertambangan. Karena penganggaran bisa lebih fleksibel baik untuk perbaikan jalan rusak, rumah, pendidikan, kesehatan atau lainya bagi masyarakat setempat,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *