Rembang, Rembangnews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) bakal melakukan sensus ekonomi di Kabupaten Rembang mulai Mei hingga Agustus.
Kepala BPS Rembang, Jubaedi mengatakan bahwa data hasil sensus ekonomi nantinya akan menjadi dasar dalam menggambarkan struktur dan perkembangan ekonomi daerah.
“Di tengah situasi seperti ini, kami sangat membutuhkan dukungan dari Bapak Ibu sekalian untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Karena ini bukan hanya untuk BPS, tetapi untuk memotret perekonomian Kabupaten Rembang,” ujarnya.
Sensus ekonomi tersebut akan mendata seluruh kegiatan usaha di Rembang tanpa terkecuali. Termasuk usaha rumahan dan online.
“Kita akan mendata seluruh usaha, seluruh perusahaan, dan seluruh bangunan. Jadi setiap rumah akan kita datangi, karena siapa tahu di dalamnya ada usaha, termasuk usaha online yang saat ini semakin banyak berkembang,” paparnya.
Sensus pun bakal dilakukan dalam dua tahap. Pertama pendataan awal akan dilakukan untuk perusahaan besar dan menengah dengan online mengisi data via email. Tahap pertama berlangsung pada 1–31 Mei 2026.
Kemudian tahap dua pada Juni hingga Agustus 2026 dilakukan pendataan door to door untuk mendata seluruh pelaku usaha di Rembang.
“Kami juga memohon bantuan dari dinas maupun pihak yang memiliki jejaring dengan para pengusaha untuk ikut menyosialisasikan dan mendorong pengisian data, khususnya pada tahap awal melalui email,” ujarnya.
Data yang dikumpulkan adalah terkait peta perekonomian, daya saing usaha, kontribusi UMKM, hingga perkembangan ekonomi digital dan ekonomi hijau.
“Melalui sensus ini, kita akan mendapatkan potret terkini struktur ekonomi, termasuk karakteristik usaha, kendala yang dihadapi, hingga prospek ke depan. Ini penting sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan,” paparnya. (*)













