Tak Kunjung Dapat Kepastian Hukum, Keluarga PNS Semarang yang Dimutilasi Bakal Surati Presiden

Rembangnews.com – Keluarga PNS Bapenda Semarang, Paulus Iwan Boedi Prasetijo diketahui akan mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantaran hingga saat ini belum mendapatkan kepastian hukum.

Diketahui sebelumnya, Iwan dinyatakan hilang menjelang pemeriksaan sebagai saksi kasus korupsi, namun ia ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan.

Dilansir detikJateng, Kamis (13/10/2022), meskipun telah 40 hari kematian Iwan, pelaku mutilasi masih menjadi misteri.

“Mengenai suratnya itu memang ada rencana mau dikirim, karena kan ini hampir 40 hari kasus (mutilasi)-nya belum terungkap sampai saat ini, ya. Kami memang ada rencana mengirim surat kepada Jokowi,” kata anak sulung Iwan, Theresia Alfita Saraswati, dikutip dari Detik News, pada Rabu (12/9).

Baca Juga :   BLT Diberikan Kepada 4.974 Buruh Tani Tembakau di Kabupaten Rembang

Dalam hal ini, Theresia mengatakan bahwa pihaknya akan mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi. Pengiriman ini direncanakan mendekati peringatan 40 hari kematian ayahnya, yaitu 14 Oktober mendatang.

Dengan pengiriman surat tersebut, ia berharap pengungkapan kematian sang ayah dapat terang benderang.

Theresia mengatakan keluarganya tidak dapat hidup tenang dan ketakutan lantaran pelaku masih berkeliaran.

“Karena kalau pelaku ini belum ditangkap, ini jujur ya, dari pihak keluarga sendiri belum bisa hidup tenang. Jadi kita kepikiran terus, ini siapa ya yang melakukan hal sekeji itu siapa. Maksudnya kepentingannya apa, motifnya apa. Itu jujur, dari keluarga masih bertanya-tanya,” kata dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *