Kemarau Ekstrem Mengancam Rembang Mulai April

Rembang, Rembangnews.comKemarau ekstrem mengancam Kabupaten Rembang mulai April hingga Agustus atau September 2026.

Wakil Bupati Rembang H.M. Hanies Cholil Barro’ mengatakan bahwa hal itu berdasarkan pada prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Oleh karena itu, seluruh pihak termasuk Palang Merah Indonesia (PMI), tidak boleh lengah dan harus terus meningkatkan kinerja serta kesiapsiagaan.

“Kita tidak boleh terlena. Kita harus terus meningkatkan kinerja. Prediksi BMKG menyebutkan mulai April hingga sekitar Agustus atau September akan terjadi kemarau panjang dan ekstrem. Ini menjadi peringatan bagi kita semua, khususnya PMI,” ujarnya.

Kemarau panjang berpotensi memicu kekeringan dan kebakaran. Sehingga masyarakat perlu waspada.

Baca Juga :   Hujan Sedang-Lebat Berpotensi Landa Rembang 10-13 Januari, Warga Diimbau Waspada Bencana

“Kalau musim hujan PMI selalu hadir saat banjir, kebakaran, dan memberikan bantuan kepada korban. Saat kemarau pun harus demikian. Bencana kekeringan juga membutuhkan kehadiran PMI,” ujarnya.

Koordinasi dan kolaborasi lintas sektor penting terjadin termasuk dengan BPBD, PDAM, dan instansi terkait lainnya, terutama dalam penanganan dampak kekeringan seperti distribusi air bersih.

“Komunikasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan sangat penting. Kita harus bersiap karena ke depan kemungkinan akan cukup sibuk, apalagi dampaknya juga akan dirasakan sektor pertanian dan perkebunan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Rembang, dr. Samsul Anwar mengaku telah menyiapkan armada truk tangki air bersih berkapasitas lebih dari 5.000 liter untuk membantu masyarakat.

Baca Juga :   El Nino Ancam Musim Panen Indonesia, Ini Kata BMKG!

“Truk tangki sudah kami siagakan. Dulu bisa tiga sampai empat kali bolak-balik ke desa dalam sehari untuk distribusi air bersih,” ungkapnya.

Selain itu, PMI juga memastikan kesiapan layanan ambulans untuk mendukung kebutuhan rujukan pasien ke luar daerah seperti Semarang dan Solo.

“Ambulans kami siagakan setiap hari. Yang terpenting pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *