Kebakaran Rumah di Grobogan Diduga Akibat Putung Rokok, 1 Lansia Meninggal

Rembangnews.comKebakaran melanda rumah di Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan pada Selasa (11/8/2026).

Akibat kejadian itu, satu lansia bernama Sujiatmi (68) meninggal dunia. Diduga, kebakaran terjadi karena putung rokok yang dibuang anak korban sembarangan.

Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto mengatakan bahwa kebakaran terjadi pada sekitar pukul 15.40 WIB.

Kebakaran diketahui pertama kali oleh suami korban, Paiman (77) yang saat itu sedang memasak di dapur. Ia melihat kepulan asap dari arah kamar anaknya di ruang depan. Saat dihampiri, tumpukan baju telah terbakar. Api kemudian membesar membakar bangunan rumah bagian depan.

“Saksi lantas berlarian meminta pertolongan warga sekitar,” ujarnya dilansir dari Kompas.

Baca Juga :   PPDB SMA/SMK di Jateng Bakal Buka Juni, Ini Rinciannya

Warga sempat membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api terlanjur membesar dan membakar seluruh bangunan tak terkecuali kamar korban.

Korban sendiri sudah lama sakit dan hanya bisa berbaring di kamarnya. Sayang, nyawanya tak terselamatkan dalam insiden ini.

Petugas damkar pun terjun melakukan pemadaman dengan mengerahkan dua armada truk damkar.

“Korban penderita diabetes meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Wahyu.

Diduga, kebakaran terjadi karena puntung rokok anak korban YM (44) yang masih menyala dan dibuang begitu saja di sekitar tumpukan baju di kamarnya. Sang anak diketahui memiliki gangguan kejiwaan.

“Kata bapaknya sebelum kebakaran melihat anaknya yang alami gangguan jiwa merokok lalu diduga membuang puntungnya begitu saja dan pergi keluar rumah,” ujarnya.

Baca Juga :   Lansia Asal Tegal Tersesat Saat Wisata di Bandungan, Akhirnya Ditemukan di Alun-alun Ungaran

Petugas telah melakukan pemeriksaan pada jasad korban dan tidak menemukan unsur penganiayaan.

“Tidak ditemukan unsur penganiayaan, murni meninggal karena kebakaran. Kasus kebakaran ini masih didalami pihak kepolisian,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *